HealthcareUpdate News

Hasil Penelitian: Kebiasaan Sederhana Ini Bikin Otak Awet Muda

Penelitian global yang melibatkan 13 negara menemukan bahwa kegiatan kreatif sederhana seperti menulis, melukis, atau bermain musik dapat menjaga otak tetap muda dan tajam.

Penelitian berskala internasional yang dipimpin oleh Global Brain Health Institute (GBHI) di Trinity College Dublin mengungkap bahwa aktivitas kreatif sehari-hari dapat membantu memperlambat penuaan otak. Studi ini melibatkan lebih dari 1.400 partisipan dari 13 negara, termasuk Jepang, Brasil, Amerika Serikat, dan Spanyol, dengan latar belakang usia dan profesi yang beragam.

Para peneliti meneliti kebiasaan kreatif peserta — mulai dari yang profesional di bidang seni hingga individu yang hanya sesekali beraktivitas kreatif — dan memindai otak mereka menggunakan EEG (electroencephalogram) serta MEG (magnetoencephalogram) untuk mengukur usia biologis otak.

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang rutin melakukan aktivitas kreatif memiliki konektivitas saraf yang lebih kuat dan pola gelombang otak yang mirip dengan individu yang berusia lebih muda. Bahkan, perbedaan usia otak bisa mencapai 4–8 tahun lebih muda dibanding usia kronologis mereka.

Kegiatan Kreatif yang Dimaksud

Kegiatan yang terbukti paling berpengaruh dalam menjaga elastisitas otak meliputi:

  • Menulis jurnal atau puisi, yang membantu melatih kemampuan bahasa dan refleksi diri.
  • Melukis atau menggambar, yang menstimulasi area visual dan motorik otak.
  • Bermain alat musik atau bernyanyi, yang mengaktifkan hampir seluruh area otak sekaligus memperkuat memori.
  • Menari atau berolahraga dengan irama, yang menggabungkan stimulasi fisik dan kognitif.
  • Bermain gim strategi atau teka-teki, yang meningkatkan daya konsentrasi dan kemampuan pengambilan keputusan.

Menurut Prof. Agustin Ibanez, penulis utama studi ini, kreativitas berperan penting dalam menjaga kesehatan otak seiring bertambahnya usia.

“Aktivitas kreatif bukan sekadar hiburan, melainkan latihan mental yang menstimulasi berbagai area otak sekaligus memperkuat koneksi saraf,” ujarnya, dikutip dari situs resmi Trinity College Dublin.

Penelitian yang dipublikasikan melalui MedicalXpress dan EurekAlert ini menegaskan bahwa menjaga otak tetap aktif secara kreatif dapat menjadi strategi alami untuk mencegah gangguan kognitif seperti demensia. Para peneliti juga menyoroti bahwa bahkan aktivitas singkat 15–30 menit per hari sudah cukup memberikan manfaat positif bagi kesehatan otak.

Read More  Terlalu Lama Main HP Bisa Bikin Pusing, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Dengan hasil ini, masyarakat diimbau untuk menyisipkan unsur kreativitas dalam rutinitas harian — menulis di pagi hari, mendengarkan musik sambil bekerja, atau menggambar sebelum tidur — sebagai cara sederhana menjaga otak tetap muda, fokus, dan bahagia.

Back to top button