FintalkUpdate News

Fintech Jadi Motor Baru Pencipta Lapangan Kerja dan Penggerak Ekonomi UMKM di Indonesia

Sektor fintech kian berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat UMKM, dan mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat perdesaan di Indonesia.

Sektor financial technology (fintech) kini tidak hanya dikenal sebagai inovasi layanan keuangan digital, tetapi juga menjadi katalis penting dalam menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat UMKM, dan mendorong kesejahteraan ekonomi hingga ke perdesaan di Indonesia.

Perkembangan fintech di Tanah Air menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat, termasuk kemampuan sektor ini membuka peluang kerja di tengah tantangan tingginya angka pengangguran nasional. Founder & CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, menegaskan bahwa fintech telah berperan nyata dalam memperkuat daya ekonomi masyarakat lokal. “Fintech berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia dan melalui layanan pembiayaan serta produk keuangan lainnya, fintech mampu memperkuat UMKM yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja,” ujar Andi Taufan dalam keterangannya baru-baru ini.

Data dari Sustainability Report Amartha 2024 menunjukkan capaian nyata sektor ini: sepanjang 2024, Amartha berhasil mendorong terciptanya lebih dari 110.000 lapangan kerja di wilayah perdesaan, yang mayoritas berasal dari aktivitas usaha perempuan pelaku UMKM di daerah. Hal ini mencerminkan bahwa pemberdayaan ekonomi lokal bukan hanya teori, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan keluarga dan komunitas setempat.

Tidak hanya soal jumlah pekerjaan, fintech juga membantu UMKM mengembangkan kapasitas usaha sehingga pendapatan pelaku usaha meningkat. Sebanyak 77 persen mitra UMKM yang bekerja sama dengan fintech mengalami peningkatan total pendapatan sejak bergabung, memberi mereka ruang keuangan yang lebih sehat untuk menabung, menambah aset, dan memperluas usaha. Bahkan lebih dari 50.000 UMKM ultra mikro berhasil naik kelas menjadi usaha kecil, memperlihatkan dampak signifikan layanan keuangan digital terhadap keberlanjutan usaha kecil.

Read More  Jalan Berlubang di Jakarta Makan Korban, Begini Cara Aman Melewati Jalan Rusak

Manfaat fintech juga terasa dari sisi kesejahteraan ekonomi masyarakat perdesaan. Akses pembiayaan digital yang lebih mudah, transparan, dan efisien mendorong pelaku usaha di desa untuk tetap aktif berproduksi, mempekerjakan tenaga lokal, dan meminimalkan urbanisasi karena banyak warga bisa mendapatkan pekerjaan tanpa harus merantau. Ini berarti ekonomi daerah tumbuh berkelanjutan, ditopang oleh kolaborasi antara teknologi, pembiayaan, dan komunitas lokal.

Pengamat ekonomi digital menilai bahwa fintech menjadi salah satu game changer dalam ekonomi Indonesia karena berhasil menjembatani gap antara kebutuhan modal usaha dan akses layanan keuangan formal, khususnya di wilayah yang sebelumnya terabaikan oleh sistem perbankan konvensional. Dengan begitu, fintech tidak hanya memperluas akses keuangan, tetapi juga menciptakan peluang kerja, memperkuat UMKM, dan membuka jalan bagi pemerataan pertumbuhan ekonomi.

Back to top button