Rahasia Warga Brasil Banyak yang Hidup 110 Tahun Lebih: Bisa Ditiru oleh Masyarakat Indonesia?
Fenomena warga Brasil yang hidup hingga usia 110 tahun atau lebih menarik perhatian ilmuwan dunia, dengan faktor unik genetika dan adaptasi biologis yang mungkin bisa menjadi inspirasi gaya hidup sehat di Indonesia.
Brasil sedang menjadi sorotan dunia karena fenomena panjang umur yang luar biasa di antara sebagian warganya. Para peneliti menemukan setidaknya puluhan warga Brasil yang mampu hidup lebih dari 110 tahun — jauh melebihi angka harapan hidup rata-rata negara tersebut yang sekitar 76 tahun. Fenomena ini bukan sekadar kebetulan, tetapi bagian dari objek studi ilmiah modern yang mencoba menguak rahasia umur panjang ekstrem.
Penelitian yang dipimpin oleh tim dari Universitas São Paulo menunjukkan bahwa salah satu faktor kuat di balik fenomena ini adalah keragaman genetik Brasil yang sangat tinggi. Negara ini memiliki sejarah panjang pencampuran gen dari berbagai kelompok etnis — Portugis, Afrika, penduduk asli Amerika, hingga imigran Eropa dan Asia — menghasilkan variasi gen yang kaya dan unik. Kombinasi genetik ini diduga menyumbang varian-varian pelindung yang membantu tubuh mempertahankan fungsi biologisnya lebih lama.
Selain genetika, studi juga menemukan bahwa supercentenarian Brasil sering kali mempertahankan fungsi sistem imun dan mekanisme biologis penting lainnya yang tetap aktif meski usia sudah sangat lanjut. Adaptasi biologis semacam ini membantu tubuh lebih tahan terhadap infeksi dan penuaan seluler, bahkan membantu beberapa dari mereka selamat dari penyakit serius di masa lalu.
Namun, penting diingat bahwa umur panjang bukan hanya soal genetik. Para pakar usia lanjut di berbagai negara — termasuk studi kasus dari wilayah lain seperti Zona Biru di Jepang dan Mediterania — menunjukkan bahwa gaya hidup sehat seperti pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, pola tidur baik, serta hubungan sosial yang kuat juga turut memperpanjang kualitas hidup.
Lalu, apakah masyarakat Indonesia bisa meniru ‘rahasia’ panjang umur Brasil? Jawabannya: secara langsung tidak bisa ditiru sepenuhnya, terutama untuk faktor genetik. Namun, Indonesia bisa mengambil pelajaran dari pola hidup sehat yang mendukung kualitas hidup jangka panjang:
- Aktivitas fisik teratur — gerak tubuh membantu menjaga jantung dan otot tetap kuat.
- Pola makan bergizi — konsumsi buah, sayur, dan sumber protein berkualitas bisa menekan risiko penyakit kronis.
- Manajemen stres & hubungan sosial — dukungan keluarga dan komunitas memberi dampak positif pada kesehatan mental dan fisik.
- Pencegahan penyakit & perawatan medis rutin — deteksi dini penyakit kronis seperti jantung dan diabetes dapat memperpanjang harapan hidup.
Dengan memadukan ilmu pengetahuan lokal dan gaya hidup sehat yang telah terbukti di berbagai komunitas panjang umur dunia, Indonesia bisa meningkatkan kualitas kesehatan warganya secara bertahap, terlepas dari faktor genetik yang berbeda.





