HealthcareUpdate News

Diet Telur Rebus Disebut Bisa Turunkan Berat Badan Tanpa Efek Samping

Diet telur rebus kembali populer karena dinilai praktis, tinggi protein, dan efektif membantu menurunkan berat badan, asalkan dilakukan dengan cara yang sehat dan seimbang.

Diet telur rebus kembali menarik perhatian masyarakat yang ingin menurunkan berat badan secara praktis. Pola makan ini dinilai sederhana karena hanya mengandalkan telur rebus sebagai salah satu sumber utama protein, namun tetap diklaim mampu membantu penurunan berat badan tanpa efek samping serius jika dijalankan dengan benar. Kandungan protein yang tinggi dalam telur membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga asupan kalori harian dapat ditekan secara alami.

Satu butir telur rebus mengandung protein berkualitas tinggi dengan kalori yang relatif rendah. Kombinasi ini membuat telur sering dipilih sebagai menu diet karena dapat membantu menjaga massa otot sekaligus mendukung pembakaran lemak. Rasa kenyang yang lebih tahan lama juga berperan penting dalam mengurangi kebiasaan ngemil berlebihan, yang kerap menjadi penyebab berat badan sulit turun.

Meski disebut praktis, diet telur rebus tidak dianjurkan dijalankan secara ekstrem dengan hanya mengonsumsi telur dalam jangka panjang. Pola makan yang terlalu terbatas berisiko menyebabkan kekurangan nutrisi penting, terutama serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga fungsi pencernaan dan metabolisme tetap optimal. Karena itu, diet telur rebus yang sehat sebaiknya tetap dikombinasikan dengan sayuran dan buah rendah gula agar asupan gizi tetap seimbang.

Selain itu, cara memasak juga menjadi faktor penting. Telur rebus lebih disarankan dibanding telur goreng karena tidak menambah asupan lemak jenuh dari minyak. Minuman manis dan makanan olahan tinggi gula juga sebaiknya dihindari agar defisit kalori tetap terjaga. Dengan pola makan seperti ini, penurunan berat badan terjadi secara bertahap dan lebih berkelanjutan.

Read More  OJK Bongkar Sindikat Investasi Bodong Morgan Asset, Kerugian Capai Rp18 Miliar

Para ahli gizi mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Diet telur rebus umumnya aman bagi orang sehat, namun bagi mereka yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, penyakit jantung, atau gangguan metabolik lainnya, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap diperlukan sebelum menjalani pola diet tertentu. Penurunan berat badan yang ideal bukan hanya soal angka di timbangan, tetapi juga menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga.

Pada akhirnya, diet telur rebus bisa menjadi salah satu pilihan untuk menurunkan berat badan secara praktis, asalkan dijalankan dengan porsi wajar, dikombinasikan dengan makanan bergizi lain, serta disertai gaya hidup aktif. Dengan pendekatan yang tepat, diet ini tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga mendukung pola hidup sehat jangka panjang.

Back to top button