HealthcareUpdate News

Benar Bisa? Ahli Sebut Diet Ini Bisa Turunkan Kolesterol Jahat hingga 10 Persen dalam 2 Hari

Sebuah studi terbaru menyebut bahwa pola makan berbasis makanan tertentu dalam dua hari bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) hingga sekitar 10 persen dan berdampak positif pada kesehatan jantung.

Kolesterol tinggi masih menjadi momok karena berkaitan langsung dengan risiko penyakit jantung dan stroke. Menariknya, sebuah temuan ilmiah terbaru menyebut bahwa pola makan tertentu bahkan bisa memangkas kolesterol jahat atau LDL hingga sekitar 10 persen hanya dalam waktu dua hari.

Temuan tersebut berasal dari penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature Communications. Dalam studi itu, para peneliti mengamati perubahan kadar kolesterol pada peserta yang menjalani pola makan berbasis gandum utuh, khususnya oatmeal, dalam waktu singkat. Hasilnya menunjukkan penurunan signifikan pada kadar kolesterol LDL, yang dikenal sebagai kolesterol “jahat” karena berperan besar dalam pembentukan plak di pembuluh darah.

Salah satu peneliti yang terlibat dalam studi tersebut, Prof. Marie-Christine Simon, peneliti nutrisi dari University of Bonn, Jerman, menjelaskan bahwa penurunan kolesterol yang terjadi tergolong bermakna secara klinis, meski tidak dimaksudkan untuk menggantikan terapi medis.

“Kadar kolesterol LDL yang sangat berbahaya turun sekitar 10 persen. Ini merupakan pengurangan yang substansial, meskipun tentu tidak sepenuhnya sebanding dengan efek obat-obatan modern,” ujar Prof. Marie-Christine Simon, seperti dikutip dari hasil publikasi dan pemberitaan media internasional.

Menurut para peneliti, efek cepat ini berkaitan dengan kandungan serat larut (soluble fiber) yang tinggi dalam gandum utuh. Serat larut membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga tidak terserap ke dalam darah, sekaligus memengaruhi komposisi mikrobiota usus yang berperan dalam metabolisme lemak.

Meski hasilnya menjanjikan, para ahli menekankan bahwa diet singkat tersebut bukan solusi instan bagi semua orang dengan kolesterol tinggi. Pola makan sehat tetap perlu dijalankan secara berkelanjutan, disertai aktivitas fisik dan, bila diperlukan, pengobatan sesuai anjuran dokter.

Read More  Nasib Pekerja Bergaji di Bawah UMP: Terjerat Utang, dan Bekerja Tanpa Perlindungan

Kolesterol LDL yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke. Karena itu, perubahan pola makan seperti meningkatkan asupan serat dari oatmeal, buah, dan kacang-kacangan bisa menjadi langkah awal yang aman, namun tetap perlu dibarengi pemeriksaan kesehatan rutin.

Dengan pendekatan yang tepat, diet berbasis makanan sederhana seperti oatmeal tidak hanya mudah diterapkan, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata bagi kesehatan jantung, bahkan dalam waktu relatif singkat.

Back to top button