FintalkUpdate News

Alarm Dana Pensiun: 100 Juta Warga RI Terancam Tanpa Tabungan di 2038, Begini Cara Mempersiapkannya

Sekitar 100 juta warga Indonesia diperkirakan tidak memiliki tabungan pensiun pada 2038, sehingga masyarakat perlu mulai menyiapkan dana hari tua sejak dini agar tetap sejahtera saat tidak lagi bekerja.

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk menyiapkan tabungan pensiun masih tergolong rendah. Padahal dana pensiun menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kesejahteraan saat seseorang memasuki usia tidak produktif.

Data proyeksi pemerintah menunjukkan kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Sekitar 100 juta warga Indonesia diperkirakan berpotensi tidak memiliki tabungan pensiun pada tahun 2038, sebuah angka yang menjadi alarm bagi sistem perlindungan sosial nasional.

Pakar ketenagakerjaan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Qisha Quarina, menjelaskan bahwa rendahnya kepesertaan program jaminan pensiun menjadi salah satu penyebab utama. Program pensiun saat ini masih lebih banyak menjangkau pekerja formal, sementara sebagian besar tenaga kerja Indonesia justru berada di sektor informal.

Data Survei Angkatan Kerja Nasional pada Agustus 2025 mencatat jumlah pekerja formal sekitar 61,8 juta orang. Namun peserta aktif program jaminan pensiun hanya sekitar 15,2 juta orang atau kurang dari seperempatnya. Kondisi ini menunjukkan perlindungan finansial bagi hari tua masih sangat terbatas.

Menurut Qisha, tanpa tabungan pensiun seseorang berisiko mengalami kesulitan ekonomi saat usia lanjut. Jika tidak lagi mampu bekerja, banyak orang bisa terpaksa bergantung pada keluarga atau bantuan sosial. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga berpotensi meningkatkan angka kemiskinan lansia.

Selain itu, Indonesia juga sedang menuju fase pre-aging society, ketika dalam beberapa dekade ke depan jumlah penduduk lanjut usia akan meningkat. Jika banyak dari mereka tidak memiliki dana pensiun, negara berpotensi menanggung beban sosial yang lebih besar melalui program bantuan.

Read More  Alibaba Cloud Suntik USD 60 Juta untuk Dorong Ekosistem AI dan Cloud Global

Cara Menyiapkan Tabungan Pensiun Sejak Dini

Agar terhindar dari risiko tersebut, para ahli menyarankan masyarakat mulai mempersiapkan dana pensiun sedini mungkin. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.

Pertama, sisihkan sebagian penghasilan secara rutin untuk tabungan jangka panjang. Idealnya, dana pensiun minimal sekitar 10 persen dari pendapatan bulanan agar kebutuhan hidup saat pensiun tetap terjaga.

Kedua, manfaatkan program jaminan sosial atau dana pensiun yang tersedia, seperti program jaminan pensiun bagi pekerja formal atau skema tabungan pensiun mandiri bagi pekerja informal.

Ketiga, lakukan investasi jangka panjang yang relatif stabil seperti reksa dana, obligasi, atau instrumen keuangan lain yang sesuai dengan profil risiko. Dengan waktu investasi yang panjang, dana pensiun dapat berkembang lebih optimal.

Keempat, hindari menggunakan dana tabungan hari tua untuk kebutuhan jangka pendek. Banyak pekerja mencairkan dana jaminan hari tua sebelum masa pensiun sehingga dana tersebut tidak lagi tersedia ketika benar-benar dibutuhkan.

Menyiapkan tabungan pensiun bukan hanya soal masa depan individu, tetapi juga berkaitan dengan stabilitas ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Dengan perencanaan yang baik sejak usia produktif, seseorang dapat memasuki masa pensiun dengan kondisi finansial yang lebih aman dan mandiri.

Back to top button