Apple Masuk Arena Wearable AI, Siap Tantang Gadget AI dari Meta hingga Humane
Apple dikabarkan tengah mengembangkan perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan berukuran sangat kecil, menandai keseriusannya masuk ke persaingan wearable AI yang lebih dulu diramaikan Meta dan Humane.
Persaingan perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan kian memanas. Setelah Meta dan Humane lebih dulu memperkenalkan gadget AI dengan pendekatan baru, Apple kini dilaporkan tak ingin tertinggal dan tengah menyiapkan wearable AI berukuran mini yang disebut-sebut sekelas AirTag.
Menurut laporan terbaru, perangkat ini dirancang sebagai wearable AI mandiri yang mengandalkan kecerdasan buatan untuk membantu aktivitas harian pengguna tanpa perlu layar besar. Apple disebut ingin menghadirkan pengalaman AI yang lebih natural, kontekstual, dan terintegrasi erat dengan ekosistem perangkatnya, mulai dari iPhone hingga layanan berbasis cloud.
Berbeda dari Apple Watch yang berfokus pada kesehatan dan notifikasi, wearable AI ini dikabarkan mengedepankan fungsi asisten pintar yang selalu aktif. Perangkat tersebut diproyeksikan mampu memahami perintah suara, konteks lingkungan, serta kebiasaan pengguna, sehingga dapat memberikan respons yang lebih personal dan relevan.
Langkah Apple ini dinilai sebagai respons langsung terhadap kehadiran produk AI wearable dari kompetitor. Humane dengan AI Pin-nya menawarkan konsep interaksi tanpa layar, sementara Meta terus memperkuat kacamata pintarnya dengan kemampuan AI generatif. Masuknya Apple diyakini akan mengubah peta persaingan, mengingat rekam jejak perusahaan ini dalam mempopulerkan kategori produk baru.
Meski begitu, pengembangan wearable AI Apple disebut masih berada pada tahap awal. Perangkat tersebut diperkirakan baru akan meluncur sekitar 2027, seiring kesiapan teknologi AI internal Apple yang kini tengah difokuskan pada penguatan Apple Intelligence dan pemrosesan data secara on-device demi menjaga privasi pengguna.
Pengamat menilai Apple akan mengambil pendekatan hati-hati namun strategis. Alih-alih mengejar sensasi, perusahaan ini diyakini akan mengutamakan kenyamanan penggunaan, efisiensi daya, serta integrasi mulus dengan ekosistemnya. Jika berhasil, wearable AI ini berpotensi menjadi pesaing serius bagi produk sejenis dari Meta, Humane, maupun pemain teknologi lainnya.
Dengan pasar wearable AI yang masih dalam fase awal, kehadiran Apple diprediksi akan mempercepat adopsi teknologi ini secara global. Persaingan tak lagi sekadar soal kecanggihan AI, tetapi juga siapa yang mampu menghadirkan perangkat paling relevan dengan kebutuhan sehari-hari pengguna.





