Benarkah Wortel Bisa Menghilangkan Mata Minus? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Wortel memang baik untuk kesehatan mata karena kaya vitamin A, tetapi dokter menegaskan sayuran ini tidak bisa menghilangkan mata minus.
Sejak lama wortel identik dengan kesehatan mata. Banyak orang percaya rutin makan wortel bisa membuat penglihatan tajam, bahkan menghilangkan mata minus. Namun, secara medis, klaim tersebut tidak sepenuhnya benar.
Wortel mengandung beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Nutrisi ini berperan penting dalam menjaga fungsi retina, terutama dalam membantu mata beradaptasi di kondisi cahaya redup. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan rabun senja atau night blindness. Karena itu, konsumsi wortel memang membantu menjaga kesehatan mata secara umum.
Namun, dokter spesialis mata menegaskan bahwa mata minus atau rabun jauh (miopia) bukan disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Kondisi ini terjadi karena bentuk bola mata yang terlalu panjang atau kelengkungan kornea yang membuat cahaya jatuh di depan retina.
Dokter spesialis mata dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), dr. Reni Suryani, SpM(K), menjelaskan bahwa konsumsi wortel tidak bisa memperbaiki struktur mata yang menyebabkan minus.
âWortel baik untuk kesehatan mata karena mengandung vitamin A, tetapi tidak bisa menyembuhkan atau menghilangkan miopia. Mata minus berkaitan dengan panjang bola mata dan faktor genetik,â jelas dr. Reni dalam edukasi kesehatan mata yang dipublikasikan melalui kanal resmi organisasi profesi.
Penjelasan serupa juga disampaikan dr. Johan Hutauruk, SpM(K), dokter spesialis mata yang aktif memberikan edukasi publik melalui Perdami. Ia menegaskan bahwa miopia hanya dapat dikoreksi dengan kacamata, lensa kontak, atau prosedur medis seperti operasi refraktif.
âTidak ada makanan yang bisa menghilangkan mata minus. Nutrisi hanya membantu menjaga kesehatan jaringan mata, bukan mengubah bentuk bola mata,â ujarnya dalam sesi edukasi publik mengenai kesehatan penglihatan.
Artinya, manfaat wortel lebih tepat dipahami sebagai bagian dari pola makan sehat untuk menjaga fungsi mata tetap optimal, bukan sebagai terapi penyembuhan rabun jauh. Selain wortel, asupan makanan kaya lutein dan zeaksantin seperti bayam, brokoli, telur, serta ikan berlemak juga dianjurkan untuk mendukung kesehatan retina.
Dokter juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan mata secara rutin, terutama pada anak-anak dan remaja yang saat ini rentan mengalami peningkatan kasus miopia akibat paparan layar digital berlebihan dan kurang aktivitas luar ruangan.
Kesimpulannya, wortel memang baik untuk kesehatan mata karena kandungan vitamin A-nya, tetapi tidak bisa menghilangkan mata minus. Untuk mengatasi rabun jauh, diperlukan koreksi optik atau tindakan medis sesuai anjuran dokter spesialis mata.





