FintalkUpdate News

BI FAST Dinobatkan Sebagai Layanan Transaksi Termurah dan Tercepat di Dunia, Hanya Rp 2.500 per Transaksi

Bank Indonesia menyatakan bahwa layanan transaksi ritel nasional BI FAST adalah yang termurah dan tercepat di dunia dengan biaya per transaksi hanya Rp 2.500.

Layanan BI FAST, yang diluncurkan sebagai infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional, memungkinkan transfer antar-bank secara real-time, tersedia 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Biaya transfer antar-bank melalui BI FAST ditetapkan maksimal Rp 2.500 per transaksi, jauh lebih rendah dibanding layanan konvensional yang bisa mencapai Rp 6.500.

Bank Indonesia juga menyebut bahwa BI FAST mendukung inklusi keuangan dan transformasi digital ekonomi nasional. Dengan kehadiran di banyak bank dan lembaga keuangan, BI FAST kini menjadi kerangka utama dalam pembayaran ritel modern di Indonesia.

Data terbaru menunjukkan BI FAST terus mencatat pertumbuhan signifikan. Pada kuartal II 2025, BI mencatat volume transaksi ritel melalui BI FAST mencapai 1,12 miliar transaksi atau naik 42,87% year-on-year (YoY), dengan nilai mencapai Rp 2.788,31 triliun.
Sementara itu, pada Februari 2025 volume transaksi ritel mencapai 330,08 juta transaksi (+75,82% YoY) dengan nilai Rp 858,27 triliun.
Dan pada Juli 2025 laporan menunjukkan bahwa volume transaksi BI FAST mencapai 414,62 juta transaksi dengan nilai Rp 1.016,48 triliun (+37,56% YoY).

Pertumbuhan besar ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memilih layanan yang cepat, murah dan mudah seperti BI FAST untuk transfer dana dan transaksi ritel. Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Fitria Irmi Triswati, menyebut bahwa “pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap layanan BI FAST yang efisien dan terjangkau”.

Dengan biaya yang sangat rendah dan kecepatan yang tinggi, BI FAST diharapkan menjadi pilihan utama bagi masyarakat umum, pelaku UKM, dan pengguna yang aktif dalam transaksi digital. Keunggulan ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan sistem pembayaran global yang modern dan inklusif.

Read More  PGE Gelar Geovation 2025, Dorong Inovasi Panas Bumi Menuju Target 3 GW

Bank Indonesia menyatakan bahwa ke depan akan terus memperkuat BI FAST dengan menambah kanal pembayaran, memperluas peserta (bank dan non-bank), serta mengintegrasikan fitur tambahan seperti alamat penerima dengan nomor ponsel atau email (proxy address) serta sistem pendeteksian penipuan yang lebih canggih. Layanan ini juga diharapkan membantu mempercepat digitalisasi ekonomi dan mempermudah akses keuangan di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan capaian yang terus meningkat dan biaya yang sangat kompetitif, BI FAST menunjukkan bahwa inovasi sistem pembayaran bisa menjadi kerasul bagi inklusi keuangan dan efisiensi nasional.

Back to top button