Cara Mudah Menjaga Jantung Tetap Sehat di Usia Tua
Menjaga kesehatan jantung di usia tua ternyata bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana yang direkomendasikan dokter jantung, mulai dari aktivitas fisik ringan hingga pengaturan pola makan sehari-hari.
Menjaga kesehatan jantung di usia tua ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Vito A. Damay, menjelaskan bahwa kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membuat jantung tetap kuat dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Ia menegaskan, banyak orang mengira menjaga kesehatan jantung harus dengan olahraga berat atau diet ekstrem, padahal langkah yang paling efektif justru yang mudah dilakukan setiap hari.
dr. Vito mengatakan bahwa aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki selama 30 menit sebanyak lima kali seminggu sudah cukup membantu memperlancar aliran darah, menurunkan tekanan darah, serta menjaga elastisitas pembuluh darah. Menurutnya, bagi lansia, jalan santai merupakan pilihan olahraga yang aman dan efektif tanpa membebani tubuh.
Selain itu, pembatasan asupan gula dan garam juga sangat penting. Konsumsi gula berlebih dapat memicu diabetes, sementara garam berlebihan meningkatkan tekanan darahâdua kondisi yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan jantung. Lansia disarankan untuk tidak mengonsumsi garam lebih dari satu sendok teh per hari.
dr. Vito juga menyoroti pentingnya tidur yang cukup. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres dan memengaruhi kerja jantung. Tidur 7â8 jam setiap malam membantu tubuh menjaga ritme kardiovaskular tetap stabil. Pengelolaan stres pun menjadi faktor penting, misalnya dengan meditasi ringan, latihan pernapasan, atau menjalani hobi yang membuat tubuh dan pikiran lebih rileks.
Langkah terakhir yang tidak boleh diabaikan adalah pemeriksaan kesehatan rutin. dr. Vito mengingatkan bahwa penyakit jantung sering berkembang tanpa gejala awal yang jelas. Karena itu, pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah secara berkala sangat diperlukan, terutama bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun.
Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini secara konsisten, risiko penyakit jantung di usia tua dapat ditekan secara signifikan. Yang paling penting, semuanya dilakukan perlahan, teratur, dan sesuai kemampuan tubuh.





