Cek Kendaraan Sebelum Mudik Lebaran, Kapan Waktu Terbaik dan Apa Saja yang Harus Diperiksa?
Pengecekan kendaraan idealnya dilakukan minimal satu hingga dua minggu sebelum mudik Lebaran agar perjalanan jauh tetap aman, nyaman, dan bebas kendala teknis.
radisi mudik Lebaran selalu identik dengan perjalanan jarak jauh yang melelahkan, baik menggunakan mobil maupun motor. Karena itu, memastikan kendaraan dalam kondisi prima menjadi langkah wajib sebelum berangkat. Pertanyaannya, kapan waktu terbaik untuk mengecek kendaraan sebelum mudik?
Idealnya, pemeriksaan dilakukan minimal satu hingga dua minggu sebelum hari keberangkatan. Waktu ini penting agar pemilik kendaraan memiliki ruang cukup untuk melakukan perbaikan jika ditemukan masalah. Menjelang Lebaran, antrean bengkel biasanya meningkat tajam sehingga servis mendadak berisiko membuat persiapan menjadi terburu-buru.
Untuk mobil, pemeriksaan menyeluruh sebaiknya meliputi kondisi mesin, oli, kampas rem, sistem pendingin atau radiator, aki, tekanan dan ketebalan ban, hingga lampu-lampu. Jika mobil menggunakan transmisi manual, kondisi kopling juga perlu diperhatikan. Perjalanan mudik yang bisa mencapai ratusan kilometer, ditambah potensi kemacetan panjang dan suhu mesin yang tinggi, membuat sistem pendingin dan rem menjadi komponen krusial.
Sementara bagi pengguna motor, pengecekan fokus pada oli mesin, kampas rem, rantai atau V-belt, tekanan ban, lampu, dan kondisi aki. Motor yang digunakan untuk perjalanan jauh harus benar-benar stabil, terutama pada sistem pengereman dan ban karena risiko kecelakaan lebih tinggi dibanding kendaraan roda empat.
Tiga hingga lima hari sebelum berangkat, lakukan pengecekan ulang sederhana di rumah. Pastikan tekanan angin ban sesuai standar, air radiator mobil cukup, wiper berfungsi baik, serta tidak ada kebocoran cairan. Jangan lupa memastikan surat-surat kendaraan masih aktif dan lengkap untuk menghindari kendala di perjalanan.
Pada H-1 keberangkatan, cukup lakukan pemeriksaan ringan seperti memastikan bahan bakar terisi, ban cadangan dan dongkrak tersedia untuk mobil, serta perlengkapan darurat seperti toolkit atau jas hujan bagi pengendara motor. Hindari servis besar di hari terakhir karena kendaraan belum sempat diuji coba setelah perbaikan.
Persiapan kendaraan sebelum mudik bukan sekadar formalitas. Kerusakan kecil seperti ban aus atau rem yang menipis bisa berujung pada risiko besar di tengah perjalanan. Dengan pengecekan lebih awal, potensi gangguan teknis dapat diminimalkan sehingga perjalanan mudik menjadi lebih aman dan nyaman.
Mudik Lebaran seharusnya menjadi momen bahagia berkumpul bersama keluarga, bukan pengalaman penuh stres akibat kendaraan bermasalah. Karena itu, jadwalkan servis sejak jauh hari dan pastikan kendaraan dalam kondisi terbaik sebelum menempuh perjalanan panjang.





