TechnoUpdate News

Google Maps Siap Mudik Lebaran 2026: Gandeng Korlantas dan Jasa Marga, Hadirkan Fitur Canggih

Google Indonesia menggandeng Korlantas Polri dan Jasa Marga untuk menghadirkan fitur-fitur terbaru di Google Maps guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Menyambut musim mudik Lebaran 2026, Google Indonesia resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Korlantas Polri dan Jasa Marga. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan akurasi informasi lalu lintas serta menghadirkan fitur tambahan di Google Maps demi perjalanan yang lebih aman dan efisien.

Mudik Lebaran merupakan momen mobilitas terbesar masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Jutaan kendaraan memadati jalur tol dan arteri dalam waktu bersamaan, sehingga kebutuhan akan informasi lalu lintas real-time menjadi sangat krusial.

Melalui kerja sama ini, Google Maps akan mengintegrasikan data resmi dari Korlantas dan Jasa Marga untuk memberikan pembaruan kondisi jalan, rekayasa lalu lintas, hingga kepadatan kendaraan secara lebih cepat dan presisi.

Country Director Google Indonesia, Veronica Utami, mengatakan teknologi memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran mudik.

“Kami ingin memastikan masyarakat Indonesia bisa melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman. Melalui kolaborasi dengan Korlantas dan Jasa Marga, kami menghadirkan informasi lalu lintas yang lebih akurat dan real-time di Google Maps,” ujar Veronica.

Ia menambahkan, Google terus mengembangkan fitur berbasis data untuk membantu pengguna mengambil keputusan perjalanan yang lebih baik.

“Integrasi data resmi dan peningkatan fitur navigasi ini diharapkan dapat membantu pengguna menghindari kemacetan, memilih rute alternatif, serta mengetahui kondisi jalan secara lebih cepat,” lanjutnya.

Beberapa fitur tambahan yang disiapkan antara lain notifikasi kemacetan yang lebih responsif, estimasi waktu tempuh yang lebih dinamis saat puncak arus mudik dan arus balik, serta rekomendasi jalur alternatif berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Informasi lokasi rest area, SPBU, hingga fasilitas umum lainnya juga diperbarui agar lebih lengkap.

Read More  LPEM FEB UI Ungkap 4 Juta Lebih Lulusan S1 Bergaji di Bawah UMK

Pihak Korlantas menilai kolaborasi ini dapat memperluas jangkauan informasi rekayasa lalu lintas secara digital, sementara Jasa Marga melihat integrasi teknologi sebagai bagian penting dalam pengelolaan arus kendaraan di jalan tol selama periode Lebaran.

Dengan lonjakan pergerakan kendaraan yang diprediksi kembali tinggi pada 2026, sinergi antara perusahaan teknologi dan otoritas transportasi diharapkan mampu meminimalkan kepadatan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Back to top button