HealthcareUpdate News

Kak Seto Alami Aritmia dan Stroke Ringan, Kenali Bahaya Gangguan Irama Jantung Ini

Kabar Kak Seto yang dikabarkan mengalami aritmia dan stroke ringan kembali menyita perhatian publik, sekaligus mengingatkan pentingnya waspada terhadap gangguan irama jantung.

Tokoh pendidikan dan psikolog anak, Kak Seto Mulyadi, dikabarkan mengalami aritmia atau gangguan irama jantung yang disertai stroke ringan. Kondisi ini membuat banyak orang bertanya-tanya, apa sebenarnya aritmia dan seberapa berbahaya penyakit ini bagi kesehatan?

Aritmia adalah gangguan pada irama detak jantung — bisa berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Dalam kondisi normal, detak jantung diatur oleh impuls listrik yang terkoordinasi dari otot jantung. Namun, ketika sinyal listrik ini terganggu, ritme jantung menjadi kacau dan menyebabkan gejala seperti jantung berdebar (palpitasi), pusing, sesak napas, nyeri dada, bahkan pingsan mendadak.

Menurut American Heart Association, aritmia dapat meningkatkan risiko terbentuknya bekuan darah di jantung yang kemudian bisa menyumbat pembuluh darah otak — inilah yang membuat seseorang rentan terkena stroke seperti yang dialami Kak Seto. Risiko aritmia meningkat seiring usia, tekanan darah tinggi, kolesterol, stres berlebih, kurang tidur, hingga konsumsi kafein atau alkohol berlebihan.

Kabar baiknya, aritmia bisa dikendalikan dengan gaya hidup sehat dan pengobatan yang tepat. Dokter biasanya akan menganjurkan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) untuk mendeteksi jenis aritmia, lalu memberikan terapi obat pengatur irama jantung, pemasangan alat pacu jantung (pacemaker), atau tindakan ablasi jika diperlukan.

Selain pengobatan medis, pencegahan berperan besar dalam menekan risiko kambuh. Pola makan rendah garam dan lemak jenuh, olahraga ringan teratur seperti jalan kaki atau yoga, serta mengelola stres dengan baik menjadi kunci utama menjaga ritme jantung tetap stabil. Menghindari rokok, mengontrol tekanan darah, dan rutin cek kesehatan juga sangat disarankan.

Read More  Beli Yamaha Gear Ultima 125 Series Makin Gampang di PRJ 2025, Cicilan Mulai Rp955 Ribu

Kasus yang dialami Kak Seto menjadi pengingat bahwa aritmia bukan hanya dialami oleh orang tua dengan penyakit jantung berat, tetapi juga dapat menyerang siapa pun yang memiliki gaya hidup tidak seimbang atau stres tinggi. Mengenali gejala sejak dini dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter dapat menyelamatkan nyawa, karena aritmia yang dibiarkan bisa berkembang menjadi henti jantung mendadak.

Back to top button