Safe and SecureUpdate News

Kebiasaan Buruk Pakai Septic Tank Bisa Picu Kebakaran Rumah, Ini Penyebabnya

Kasus rumah di Sleman yang terbakar 11 kali diduga akibat kebocoran gas septic tank menjadi peringatan bahaya penggunaan septic tank yang tidak sesuai standar.

Kasus rumah di Sleman yang terbakar hingga 11 kali dalam dua hari akibat dugaan kebocoran gas metana dari septic tank menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih memperhatikan penggunaan dan instalasi septic tank di rumah.

Peristiwa yang terjadi di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman itu sempat membuat geger warga hingga Tim Gegana Polda DIY turun tangan melakukan penyelidikan. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kebakaran dipicu kebocoran gas metana dari septic tank yang saluran pembuangan gasnya tidak sesuai standar sehingga gas masuk ke dalam rumah dan memicu api.

Spesialis air limbah dan sanitasi dari PT Kolaborasi Delapan Cemerlang (KodeC), Endro Adinugroho, menjelaskan septic tank menghasilkan gas metana dari proses penguraian limbah secara anaerobik. Jika instalasi tidak sesuai standar atau terjadi penumpukan gas berlebih, gas tersebut dapat bocor dan memicu kebakaran ketika bertemu sumber api.

Dalam kasus Sleman, septic tank diketahui juga digunakan untuk membuang limbah pemotongan ayam. Menurut Endro, limbah organik hewan dapat menghasilkan gas metana jauh lebih besar dibanding limbah manusia biasa sehingga risiko kebakaran meningkat.

Kebiasaan Buruk yang Memicu Bahaya

Selain instalasi yang salah, ada sejumlah kebiasaan penggunaan septic tank yang dinilai berbahaya dan bisa meningkatkan risiko kebocoran maupun ledakan gas.

Salah satunya adalah membuang limbah selain kotoran manusia ke dalam septic tank, seperti sisa makanan, minyak, cairan kimia, hingga limbah hewan. Kebiasaan ini dapat mengganggu proses penguraian dan meningkatkan produksi gas metana secara berlebihan.

Read More  PGE Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Energi Bersih di Indonesia

Kebiasaan lain yang sering dilakukan adalah jarang menyedot septic tank. Penumpukan limbah terlalu lama dapat menyebabkan tekanan gas meningkat di dalam tangki. Jika ventilasi buruk atau pipa gas bermasalah, gas metana bisa mencari celah keluar melalui retakan atau saluran lain di rumah.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak membakar sampah atau merokok di dekat ventilasi septic tank karena gas metana sangat mudah terbakar. Bahkan percikan api kecil bisa memicu kebakaran jika gas sudah terkumpul dalam jumlah besar.

Selain itu, banyak rumah masih menempatkan septic tank terlalu dekat dengan bangunan utama atau bahkan berada di dalam rumah. Padahal, septic tank idealnya berada di luar rumah dengan sistem ventilasi dan pipa pembuangan gas yang baik.

Ahli juga mengingatkan pentingnya pemasangan pipa hawa atau ventilasi septic tank. Tanpa saluran udara yang memadai, gas metana dapat terperangkap dan meningkatkan tekanan di dalam tangki hingga memicu kebocoran.

Meski kasus kebakaran akibat septic tank tergolong jarang, risiko tersebut tetap bisa terjadi terutama jika instalasi tidak sesuai standar dan penggunaan septic tank dilakukan secara sembarangan.

Karena itu, masyarakat disarankan rutin memeriksa kondisi septic tank, memastikan ventilasi berfungsi baik, serta tidak menggunakan septic tank untuk membuang limbah selain limbah toilet rumah tangga.

Back to top button