Kombinasi Kurma dan Tempe Sumber Energi Terbaik saat Berpuasa
Kombinasi kurma dan tempe menjadi sumber energi ideal saat puasa karena mampu memenuhi kebutuhan karbohidrat cepat serap sekaligus protein tahan lama.
Menjalani puasa membutuhkan strategi asupan nutrisi yang tepat agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari. Ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menekankan pentingnya memilih makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga mampu menjaga stabilitas gula darah dan daya tahan tubuh.
Pakar gizi IPB, Ali Khomsan, menjelaskan bahwa kurma merupakan sumber energi yang sangat baik untuk berbuka karena mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang cepat diserap tubuh.
âKurma mengandung karbohidrat sederhana yang cepat menggantikan energi yang hilang setelah seharian berpuasa. Selain itu, kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan,â ujar Ali Khomsan dalam keterangannya.
Namun, ia mengingatkan bahwa konsumsi kurma sebaiknya tidak berdiri sendiri. Tubuh tetap membutuhkan protein untuk menjaga massa otot dan memperpanjang rasa kenyang, terutama saat sahur.
âTempe adalah sumber protein nabati yang sangat baik, mudah dicerna, dan mengandung vitamin B kompleks yang membantu metabolisme energi. Kombinasi kurma dan tempe membuat asupan menjadi lebih seimbang,â jelasnya.
Menurut Ali, perpaduan kurma dan tempe menghadirkan dua manfaat sekaligus: energi cepat dari karbohidrat alami kurma dan energi bertahan lama dari protein tempe. Protein juga berperan dalam memperlambat penyerapan gula sehingga lonjakan gula darah dapat lebih terkendali.
Tempe sendiri merupakan pangan fermentasi khas Indonesia yang kaya protein, serat, zat besi, serta antioksidan. Kandungan nutrisinya membantu menjaga daya tahan tubuh selama puasa, terutama ketika waktu makan menjadi terbatas hanya saat sahur dan berbuka.
Ali juga menyarankan agar masyarakat tetap memperhatikan keseimbangan gizi secara keseluruhan. Selain kurma dan tempe, menu sahur idealnya dilengkapi dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau ubi, sayuran, serta cukup cairan untuk mencegah dehidrasi.
âYang terpenting adalah variasi dan kecukupan gizi. Jangan hanya fokus pada satu jenis makanan, tetapi pastikan tubuh mendapat karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral secara seimbang,â tegasnya.
Dengan pola makan yang tepat, puasa tidak hanya menjadi ibadah spiritual, tetapi juga momentum menjaga kesehatan tubuh melalui pilihan makanan bergizi dan seimbang.





