Makan Enak Saat Lebaran Tak Langsung Bikin Gemuk, Kuncinya Tetap Tahu Porsi
Momen Lebaran identik dengan hidangan lezat, namun dokter menegaskan makan enak selama hari raya tidak otomatis membuat berat badan naik jika dilakukan dengan bijak.
Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan beragam hidangan lezat, mulai dari opor ayam, rendang, hingga aneka kue kering. Tak sedikit orang merasa khawatir diet yang sudah dijaga selama Ramadan bisa berantakan hanya dalam hitungan hari. Namun kabar baiknya, makan enak saat Lebaran tidak serta-merta membuat berat badan langsung naik.
Dokter spesialis gizi klinik dr. Diana Felicia Suganda menjelaskan bahwa menikmati makanan khas Lebaran selama dua hari masih tergolong aman, selama porsi makan tetap terkontrol dan kondisi tubuh sehat. Ia menekankan pentingnya menikmati momen tanpa rasa bersalah berlebihan.
âLebaran itu kan fase festive season, enjoy aja the moment. Makan aja, tapi tahu porsi,â ujarnya.
Menurutnya, kenaikan berat badan biasanya tidak terjadi hanya karena makan lebih banyak dalam waktu singkat, tetapi karena kebiasaan berlebih yang berlangsung terus-menerus. Artinya, menikmati hidangan favorit saat Lebaran masih wajar selama tidak berlebihan.
Konsep mindful eating atau makan dengan kesadaran menjadi kunci penting. Dengan memperhatikan rasa lapar dan kenyang, seseorang dapat tetap menikmati makanan tanpa kalap. Salah satu tips yang disarankan adalah tidak datang ke acara silaturahmi dalam kondisi perut kosong, agar nafsu makan tetap terkendali.
Mengonsumsi buah dan sayur terlebih dahulu juga bisa membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga keinginan menyantap makanan berlemak atau bersantan dapat dikontrol. Cara ini dinilai efektif untuk menjaga keseimbangan asupan kalori tanpa harus menghindari hidangan Lebaran sepenuhnya.
Lebaran pada dasarnya merupakan momen kebersamaan dan kebahagiaan. Karena itu, menikmati makanan khas tanpa rasa bersalah justru dapat membantu menjaga hubungan yang sehat dengan makanan. Selama pola makan kembali normal setelah hari raya, risiko kenaikan berat badan dapat diminimalkan.
Pendekatan yang seimbang antara menikmati hidangan dan menjaga porsi dinilai lebih efektif dibanding membatasi diri secara ekstrem. Dengan begitu, Lebaran tetap terasa menyenangkan tanpa harus mengorbankan kesehatan.



