HealthcareUpdate News

Manfaat Kolang Kaling untuk Kesehatan, Tak Sekadar Pelengkap Takjil saat Berbuka Puasa

Kolang kaling yang kerap hadir sebagai menu berbuka puasa tak sekadar menyegarkan, tetapi juga mengandung serat dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk tulang.

Kolang kaling hampir selalu hadir di meja berbuka puasa, baik sebagai campuran es buah, kolak, maupun minuman segar lainnya. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang ringan membuat biji buah aren ini digemari banyak orang. Di balik kesegarannya, kolang kaling juga kerap disebut memiliki beragam manfaat kesehatan, termasuk baik untuk tulang.

Kolang kaling berasal dari biji pohon aren yang diolah melalui proses perebusan dan perendaman. Kandungan airnya yang tinggi membuat kolang kaling cocok dikonsumsi saat berbuka puasa untuk membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa. Selain itu, kolang kaling relatif rendah kalori sehingga aman dikonsumsi sebagai camilan manis tanpa rasa bersalah, selama tidak ditambahkan gula berlebihan.

Dari sisi gizi, kolang kaling mengandung karbohidrat kompleks, serat, serta sejumlah mineral seperti kalsium dan fosfor. Kandungan inilah yang membuat kolang kaling sering dikaitkan dengan kesehatan tulang. Kalsium dan fosfor berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang dan gigi, terutama bagi anak-anak, orang dewasa, hingga lansia.

Dokter gizi menjelaskan bahwa meski kandungan kalsium kolang kaling tidak setinggi susu atau produk olahan susu, konsumsi kolang kaling tetap dapat menjadi sumber mineral tambahan jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang. Artinya, kolang kaling bukan satu-satunya andalan untuk kesehatan tulang, tetapi dapat mendukung asupan nutrisi harian.

Tak hanya itu, kolang kaling juga mengandung serat pangan yang bermanfaat bagi sistem pencernaan. Serat membantu menjaga kesehatan usus, mencegah sembelit, dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Manfaat ini cukup penting saat Ramadan, ketika pola makan berubah dan waktu makan menjadi lebih singkat.

Read More  Mitsubishi Motors Luncurkan "Grand Destination Mission", Gamifikasi Interaktif di Aplikasi MMID

Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa kolang kaling mengandung senyawa yang bersifat antiinflamasi ringan, sehingga berpotensi membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Meski demikian, manfaat ini masih perlu didukung dengan riset lanjutan dan tidak bisa dijadikan klaim utama tanpa pola hidup sehat secara keseluruhan.

Agar manfaat kolang kaling tetap optimal, cara pengolahannya perlu diperhatikan. Kolang kaling sebaiknya direbus hingga matang dan diolah dengan pemanis alami atau gula secukupnya. Mengombinasikannya dengan buah segar seperti melon, pepaya, atau jeruk juga bisa meningkatkan nilai gizi sekaligus menjaga kadar gula tetap seimbang.

Dengan kandungan air, serat, dan mineral yang dimilikinya, kolang kaling layak menjadi salah satu pilihan menu berbuka puasa yang menyegarkan dan menyehatkan. Selama dikonsumsi secara wajar dan diolah dengan tepat, kolang kaling tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberi manfaat bagi tubuh.

Back to top button