HealthcareUpdate News

Sering Main Ponsel saat BAB, Dokter Peringatkan Risiko Wasir Meningkat

Kebiasaan bermain ponsel saat buang air besar yang kerap dianggap sepele ternyata dapat meningkatkan risiko wasir karena membuat seseorang duduk terlalu lama di toilet

Bermain ponsel saat buang air besar sudah menjadi kebiasaan umum bagi banyak orang, baik untuk membaca pesan, menonton video, hingga berselancar di media sosial. Namun di balik kenyamanan tersebut, para dokter mengingatkan adanya risiko kesehatan yang kerap luput disadari, salah satunya meningkatnya potensi terkena wasir atau ambeien.

Dokter spesialis bedah umum, dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp.B, menjelaskan bahwa duduk terlalu lama di toilet dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus. Kondisi ini menjadi salah satu pemicu utama terjadinya wasir, terutama jika dilakukan secara berulang dalam jangka panjang. Menurutnya, buang air besar seharusnya dilakukan ketika dorongan sudah terasa, bukan sambil menunggu atau berlama-lama karena terdistraksi ponsel.

“Pergi ke toilet untuk buang air besar itu kalau memang sudah ingin BAB, bukan menunggu BAB keluar sambil memegang handphone. Kadang orang sudah selesai BAB, tapi belum selesai main handphone,” ujar dr. Franky dalam keterangannya yang dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, posisi duduk yang terlalu lama di toilet membuat tekanan pada area rektum dan anus meningkat secara terus-menerus. Tekanan ini menyebabkan pembuluh darah vena melebar dan membengkak, sehingga memicu timbulnya wasir. Gejala yang muncul bisa berupa nyeri, rasa tidak nyaman, gatal, hingga pendarahan saat buang air besar.

Selain meningkatkan risiko wasir, kebiasaan ini juga dapat memengaruhi fungsi otot dasar panggul dan memperburuk kondisi sembelit. Seseorang yang terlalu lama duduk di toilet cenderung mengejan lebih lama, padahal mengejan berlebihan juga merupakan faktor risiko utama terjadinya ambeien.

Read More  Perubahan Iklim Bisa Picu Emosi Negatif, Studi Ungkap Dampak Psikologis Global

Dokter menekankan bahwa wasir bukan hanya dialami oleh orang lanjut usia, tetapi juga semakin banyak terjadi pada kelompok usia produktif akibat gaya hidup tidak sehat. Kurangnya asupan serat, minim aktivitas fisik, serta kebiasaan duduk terlalu lama, termasuk di toilet, menjadi kombinasi faktor yang saling memperburuk kondisi saluran pencernaan.

Untuk mencegah wasir, dr. Franky menyarankan agar masyarakat mulai membangun kebiasaan buang air besar yang lebih sehat, salah satunya dengan tidak membawa ponsel ke toilet. Selain itu, penting untuk mencukupi kebutuhan serat dari buah dan sayur, minum air putih yang cukup, serta rutin berolahraga agar sistem pencernaan bekerja optimal.

Jika gejala seperti nyeri, benjolan, atau pendarahan saat buang air besar mulai dirasakan, masyarakat disarankan segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kondisi semakin parah dan menghindari komplikasi yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kebiasaan sederhana seperti meninggalkan ponsel saat ke toilet mungkin terdengar sepele, namun perubahan kecil ini dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan pencernaan dalam jangka panjang.

Back to top button