Safe and SecureUpdate News

Waspada Saat Mudik Lebaran, Jangan Naik Bus yang Tidak Laik Jalan

Bus menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat untuk mudik Lebaran. Namun, calon penumpang diminta lebih berhati-hati dan memastikan bus yang digunakan benar-benar laik jalan agar perjalanan pulang kampung tetap aman dan nyaman.

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, bus masih menjadi pilihan banyak masyarakat karena dinilai praktis dan terjangkau. Meski demikian, penumpang diminta tidak sembarangan memilih bus. Pastikan kendaraan yang digunakan memenuhi standar keselamatan dan kelayakan jalan.

Petugas transportasi terus melakukan pemeriksaan kendaraan atau ramp check untuk memastikan armada bus yang akan mengangkut pemudik berada dalam kondisi aman. Pemeriksaan ini meliputi berbagai aspek, mulai dari kondisi rem, ban, lampu, hingga perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR).

Namun dalam beberapa pemeriksaan, masih ditemukan bus yang tidak memenuhi syarat keselamatan. Beberapa di antaranya tidak memiliki APAR, sabuk pengaman tidak berfungsi, menggunakan ban vulkanisir, hingga pintu darurat yang terhalang kursi penumpang karena kelebihan muatan. Bus dengan kondisi seperti ini dinyatakan tidak laik jalan dan seharusnya tidak dioperasikan untuk mengangkut penumpang.

Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, mengingatkan masyarakat agar tidak hanya tergiur harga tiket murah saat memilih bus untuk perjalanan jauh. Menurutnya, faktor keselamatan harus menjadi pertimbangan utama.

Ia menegaskan bahwa bus yang digunakan harus memiliki izin resmi, lulus uji KIR, serta dilengkapi fasilitas keselamatan seperti palu pemecah kaca, alat pemadam kebakaran, dan pintu darurat. Tanpa hal tersebut, risiko kecelakaan dapat meningkat.

Untuk memastikan kelayakan kendaraan, masyarakat juga dapat memeriksa status bus melalui aplikasi Mitra Darat milik Kementerian Perhubungan. Melalui aplikasi tersebut, penumpang dapat mengetahui apakah bus telah lulus uji berkala, memiliki izin operasional, dan memenuhi standar keselamatan sebelum digunakan untuk perjalanan.

Read More  Microsoft Kembangkan Teknologi Penyimpanan Data di Kaca yang Tahan 10.000 Tahun

Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan pemudik menjadi prioritas utama. Jika ditemukan bus yang tidak laik jalan namun tetap beroperasi, penumpang bisa diturunkan dan operator bus dapat dikenakan sanksi.

Karena itu, masyarakat diimbau lebih teliti sebelum naik bus untuk mudik. Jangan ragu menolak menaiki bus yang terlihat tidak aman, karena keselamatan perjalanan jauh lebih penting daripada sekadar harga tiket yang murah.

Back to top button