Waspadai Kebocoran Listrik di Rumah, Begini Cara Deteksi dan Pencegahannya agar Aman
Kebocoran listrik sering kali tak disadari, namun bisa berakibat fatal karena berpotensi menyebabkan sengatan dan kebakaran.
Kebocoran listrik menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan dan kebakaran rumah tangga di Indonesia. Fenomena ini terjadi ketika arus listrik keluar dari jalur penghantar utamaâseperti kabel atau perangkat elektronikâdan berpindah ke media lain yang seharusnya tidak dialiri listrik, seperti dinding, logam, atau bahkan air.
Menurut Evvy Haryadi, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), kebocoran listrik umumnya disebabkan oleh isolasi kabel yang rusak, sambungan instalasi longgar, kondisi lembap di sekitar stopkontak, serta perangkat elektronik yang aus atau tidak sesuai standar SNI. âKetika isolator rusak, arus bisa bocor ke bagian logam atau permukaan lain. Jika tersentuh manusia, bisa menimbulkan sengatan berbahaya,â ujar Evvy.
Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah sentakan ringan saat menyentuh peralatan elektronik, MCB yang sering turun tanpa sebab, atau tagihan listrik yang tiba-tiba melonjak. Dalam kasus ekstrem, kebocoran listrik juga dapat menyebabkan bau gosong, percikan api, atau panas berlebih di kabel dan stopkontak.
Dosen Teknik Elektro Institut Teknologi PLN (IT PLN), Dr. Dwi Handoko, menjelaskan bahwa deteksi dini sangat penting untuk mencegah kerusakan dan risiko kebakaran. âMasyarakat bisa menggunakan test pen untuk mendeteksi arus bocor. Namun yang paling efektif adalah memasang Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB), alat yang akan otomatis memutus arus jika terjadi kebocoran,â terangnya.
Dwi juga menyarankan agar pemilik rumah memeriksa instalasi listrik minimal setiap lima tahun sekali dan mempercayakan pengecekan pada teknisi bersertifikat resmi PLN. Selain itu, hindari penggunaan colokan bertumpuk yang dapat menimbulkan beban berlebih (overload) dan gunakan kabel berstandar SNI.
âKeselamatan listrik itu bukan hanya tentang kenyamanan, tetapi juga perlindungan jiwa dan aset. Kebocoran kecil yang diabaikan bisa menjadi sumber kebakaran besar,â tegas Dwi Handoko.
Dengan langkah sederhana seperti menjaga kelembapan, rutin memeriksa kabel, dan menggunakan alat pelindung, masyarakat bisa mencegah risiko kebocoran listrik sejak dini. PLN pun mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mencurigai adanya kebocoran atau instalasi bermasalah melalui layanan PLN Mobile atau Contact Center 123.





