41 Persen Orang Dewasa Mengalami Dehidrasi karena Sering Lupa Minum, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?
Studi terbaru mengungkap sekitar 41 persen orang dewasa mengalami dehidrasi akibat kurang memenuhi kebutuhan cairan harian.
Banyak orang menganggap rasa haus sebagai satu-satunya tanda tubuh membutuhkan cairan. Padahal, dehidrasi ringan dapat terjadi jauh sebelum seseorang merasa haus dan sering kali dipicu oleh kesibukan sehari-hari yang membuat orang lupa minum.
Temuan yang dikutip Kompas.com menunjukkan sekitar 41 persen orang dewasa mengalami dehidrasi karena tidak cukup minum air sepanjang hari. Kondisi ini menjadi perhatian karena dehidrasi tidak hanya menyebabkan rasa haus, tetapi juga dapat memengaruhi fungsi otak, suasana hati, hingga produktivitas kerja.
Dehidrasi Bisa Ganggu Konsentrasi dan Kinerja Otak
Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air yang berperan penting dalam mengatur suhu tubuh, mengangkut nutrisi, menjaga fungsi organ, hingga mendukung kinerja otak. Ketika asupan cairan berkurang, berbagai fungsi tersebut dapat terganggu.
Salah satu dampak yang paling cepat dirasakan adalah menurunnya kemampuan konsentrasi. Kekurangan cairan dapat membuat seseorang lebih mudah lelah, sulit fokus, mengantuk, hingga mengalami sakit kepala. Pada beberapa orang, dehidrasi juga dapat memengaruhi suasana hati sehingga menjadi lebih mudah marah atau mengalami penurunan produktivitas.
Menurut berbagai penelitian kesehatan, bahkan dehidrasi ringan sekalipun dapat memengaruhi fungsi kognitif dan kemampuan mengambil keputusan, terutama pada orang yang bekerja dalam waktu lama di depan komputer atau beraktivitas di lingkungan panas.
Lansia dan Pekerja Kantoran Termasuk Kelompok Rentan
Kelompok yang paling rentan mengalami dehidrasi bukan hanya mereka yang beraktivitas berat di luar ruangan. Lansia juga berisiko tinggi karena kemampuan tubuh mengenali rasa haus cenderung menurun seiring bertambahnya usia. Akibatnya, banyak orang lanjut usia tidak menyadari bahwa tubuh mereka membutuhkan cairan tambahan.
Sementara itu, pekerja kantoran sering kali terlalu fokus pada pekerjaan sehingga lupa minum selama berjam-jam. Penggunaan pendingin ruangan (AC) yang membuat tubuh tidak banyak berkeringat juga dapat menciptakan kesan seolah-olah kebutuhan cairan sudah tercukupi, padahal tubuh tetap kehilangan air melalui pernapasan dan proses metabolisme.
Kenali Tanda-Tanda Dehidrasi
Gejala dehidrasi tidak selalu berupa rasa haus. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- Mulut dan bibir terasa kering
- Urine berwarna lebih pekat
- Sakit kepala
- Mudah lelah
- Sulit berkonsentrasi
- Pusing saat berdiri
- Frekuensi buang air kecil berkurang
Jika berlangsung dalam waktu lama, dehidrasi kronis dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal, batu ginjal, hingga masalah kesehatan yang lebih serius.
Cara Sederhana Mencegah Dehidrasi
Para ahli menyarankan agar orang dewasa tidak menunggu haus untuk mulai minum. Membawa botol minum sendiri, memasang pengingat di ponsel, serta mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya kandungan air dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.
Selain itu, kebutuhan cairan perlu ditingkatkan saat cuaca panas, berolahraga, atau ketika sedang mengalami demam dan gangguan pencernaan yang menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan.
Dengan semakin tingginya angka dehidrasi pada orang dewasa, para pakar mengingatkan bahwa minum air putih yang cukup bukan sekadar kebiasaan sehat, melainkan bagian penting dari upaya menjaga fungsi tubuh dan kesehatan jangka panjang





