Safe and SecureUpdate News

5 Transportasi Umum yang Paling Banyak Digunakan Warga Jabodetabek, TransJakarta dan KRL Masih Mendominasi

TransJakarta dan KRL Commuter Line masih menjadi moda transportasi umum paling banyak digunakan masyarakat Jabodetabek, dengan total pengguna harian mencapai lebih dari dua juta penumpang.

Di tengah kemacetan yang masih menjadi tantangan utama kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), penggunaan transportasi umum terus menunjukkan tren peningkatan. Pemerintah bahkan menargetkan jumlah pengguna transportasi umum di Jabodetabek mencapai 5 juta perjalanan per hari untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Data berbagai operator transportasi menunjukkan bahwa moda berbasis rel dan bus massal masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian, terutama bagi para komuter yang bekerja di Jakarta.

TransJakarta Jadi Moda dengan Penumpang Terbanyak

Posisi pertama ditempati oleh TransJakarta yang mencatat sekitar 413 juta perjalanan sepanjang 2025 atau rata-rata 1,4 juta penumpang per hari. Angka tersebut menjadikan TransJakarta sebagai transportasi publik dengan jumlah pengguna terbesar di Jabodetabek.

Tingginya jumlah pengguna tidak lepas dari luasnya jaringan layanan yang menjangkau hampir seluruh wilayah Jakarta serta sejumlah kota penyangga melalui layanan integrasi.

KRL Masih Menjadi Tulang Punggung Komuter

Di posisi kedua terdapat KRL Commuter Line yang tetap menjadi andalan pekerja komuter dari Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, hingga Cikarang.

Sepanjang Semester I 2025, KAI Commuter mencatat sebanyak 166,4 juta penumpang menggunakan KRL Jabodetabek. Jika dirata-ratakan, jumlah pengguna mencapai sekitar 920 ribu penumpang per hari, dan pada hari kerja dapat menembus lebih dari satu juta penumpang.

KRL menjadi pilihan utama karena tarif yang relatif murah dan waktu tempuh yang lebih pasti dibandingkan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.

Read More  BPS : Jelang Lebaran, Penumpang Kereta dan Kapal Melonjak, Transportasi Udara Turun

MRT Jakarta Terus Bertumbuh

Moda berikutnya adalah MRT Jakarta yang mencatat pertumbuhan pengguna cukup konsisten.

Sepanjang 2025, MRT Jakarta melayani 46,5 juta penumpang, dengan rata-rata lebih dari 127 ribu penumpang per hari. Angka ini meningkat seiring semakin baiknya integrasi dengan TransJakarta, KRL, dan layanan transportasi pengumpan lainnya.

MRT menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan di koridor selatan hingga pusat Jakarta.

LRT Jabodebek Kian Diminati

Moda transportasi berbasis rel yang relatif baru, LRT Jabodebek, juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Selama Semester I 2025, jumlah pengguna mencapai 13,04 juta penumpang. Rata-rata pengguna harian pada hari kerja tercatat sekitar 93.474 penumpang, meningkat sekitar 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang beralih ke transportasi berbasis rel untuk menghindari kemacetan di koridor timur Jakarta, Bekasi, dan Depok.

Angkot dan Bus Perkotaan Masih Bertahan

Meski popularitasnya mulai tergerus oleh moda modern, angkutan kota (angkot) dan berbagai layanan bus perkotaan masih digunakan oleh masyarakat sebagai moda pengumpan menuju stasiun KRL, MRT, LRT, maupun halte TransJakarta.

Namun hingga kini belum tersedia data terintegrasi mengenai jumlah pengguna harian seluruh layanan angkot dan bus perkotaan di Jabodetabek karena pengelolaannya tersebar di berbagai pemerintah daerah dan operator.

Baru Sekitar 3,8 Persen Perjalanan Menggunakan Transportasi Umum

Meski jumlah pengguna transportasi umum terus meningkat, proporsinya masih relatif kecil dibandingkan total mobilitas harian masyarakat Jabodetabek.

Kementerian Perhubungan mencatat pergerakan masyarakat di Jabodetabek mencapai sekitar 65–70 juta perjalanan per hari, sementara pengguna transportasi umum baru sekitar 2,5 juta perjalanan per hari. Artinya, porsi penggunaan transportasi umum masih berada di kisaran 3,6–3,8 persen dari total perjalanan harian.

Read More  Bitcoin Melesat Lagi, Target Rp2,4 Miliar di Depan Mata

Meski demikian, sejumlah survei menunjukkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum terus meningkat. Survei KedaiKOPI pada 2025 menemukan bahwa 67 persen responden di Jabodetabek memilih transportasi umum karena kemudahan akses dan ketersediaan armada, menunjukkan adanya peluang besar untuk mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.

Lima Transportasi Umum Terpopuler di Jabodetabek

PeringkatModa TransportasiJumlah Penumpang
1TransJakartaÂħ1,4 juta penumpang/hari
2KRL Commuter LineÂħ920 ribu–1 juta penumpang/hari
3MRT JakartaÂħ127 ribu penumpang/hari
4LRT JabodebekÂħ93 ribu penumpang/hari kerja
5Angkot dan bus perkotaanData terintegrasi belum tersedia

Dengan terus berkembangnya jaringan MRT, LRT, KRL, dan layanan bus terintegrasi, pemerintah berharap semakin banyak warga Jabodetabek meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi publik yang lebih efisien, aman, serta ramah lingkungan

Back to top button