Olahraga Sebelum Berbuka Puasa Lebih Efektif Bakar Lemak, Ini Penjelasannya
Berolahraga saat puasa kerap dianggap berat dilakukan. Namun sejumlah ahli menyebut olahraga menjelang waktu berbuka justru dapat membantu tubuh membakar lemak lebih efektif.
Selama bulan puasa, banyak orang mengurangi aktivitas olahraga karena khawatir tubuh menjadi lemas atau dehidrasi. Padahal, waktu berolahraga saat puasa justru bisa memberikan manfaat besar bagi tubuh jika dilakukan dengan tepat.
Salah satu waktu yang dinilai efektif untuk berolahraga adalah menjelang berbuka puasa. Pada periode ini, tubuh telah lama tidak menerima asupan makanan sehingga cadangan energi dari gula atau glikogen mulai menurun. Kondisi tersebut membuat tubuh lebih banyak menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi.
Spesialis kedokteran olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Michael Triangto, SpKO, menjelaskan bahwa saat tubuh berada dalam kondisi puasa, metabolisme akan beralih menggunakan sumber energi lain.
âKetika kadar gula darah menurun setelah beberapa jam tidak makan, tubuh akan mulai memanfaatkan cadangan lemak sebagai energi. Karena itu olahraga menjelang berbuka dapat membantu proses pembakaran lemak,â kata Michael dalam berbagai kesempatan edukasi kesehatan.
Meski demikian, olahraga saat puasa tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. Aktivitas fisik yang terlalu berat dapat menyebabkan kelelahan berlebihan dan meningkatkan risiko dehidrasi.
Michael menyarankan masyarakat memilih olahraga ringan hingga sedang, seperti jalan cepat, bersepeda santai, jogging ringan, atau latihan kekuatan dengan intensitas rendah. Durasi olahraga juga tidak perlu terlalu lama, sekitar 20 hingga 30 menit sudah cukup untuk menjaga kebugaran tubuh.
Selain membantu pembakaran lemak, olahraga sebelum berbuka juga memberikan keuntungan lain. Waktu pemulihan tubuh menjadi lebih cepat karena setelah olahraga seseorang dapat segera mengganti cairan tubuh serta mendapatkan asupan nutrisi saat berbuka.
Namun, penting bagi masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Jika tubuh terasa sangat lemas, pusing, atau tidak kuat melanjutkan aktivitas, olahraga sebaiknya dihentikan.
Dengan pengaturan waktu dan intensitas yang tepat, olahraga saat puasa justru dapat membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus mendukung program penurunan berat badan secara lebih efektif.





