FintalkUpdate News

Perputaran Uang Lebaran Diprediksi Tembus Rp161 Triliun, Jadi Berkah Ekonomi bagi Masyarakat

Perputaran uang selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp161 triliun, memberikan dampak besar bagi perekonomian masyarakat terutama di daerah tujuan mudik.

Prediksi tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Otonomi Daerah Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Sarman Simanjorang. Ia menjelaskan bahwa perhitungan tersebut didasarkan pada proyeksi sekitar 143,9 juta pemudik atau sekitar 35,9 juta kepala keluarga yang pulang ke kampung halaman saat Lebaran. Jika setiap keluarga membawa dana rata-rata Rp4,5 juta, maka perputaran uang bisa mencapai Rp161,8 triliun.

Menurut Sarman, uang tersebut tidak hanya beredar di kota besar, tetapi juga menyebar ke berbagai daerah tujuan mudik. Peredaran terbesar diperkirakan terjadi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, yang menjadi wilayah dengan jumlah pemudik terbesar setiap tahun.

Perputaran uang saat Lebaran menyentuh hampir semua sektor usaha. Pengeluaran masyarakat biasanya meningkat untuk berbagai kebutuhan seperti tiket transportasi, bahan bakar, biaya tol, servis kendaraan, hingga pembelian oleh-oleh dan makanan khas daerah. Selain itu, banyak keluarga juga mengalokasikan dana untuk membeli baju baru, memberikan THR kepada kerabat, hingga menyiapkan hidangan Lebaran.

Bagi masyarakat di daerah, momen ini sering menjadi peluang ekonomi yang sangat penting. Pedagang makanan, penjual suvenir, pengrajin batik atau kain khas daerah, hingga pelaku usaha kuliner biasanya mengalami peningkatan omzet yang signifikan ketika para pemudik pulang kampung. Bahkan sektor pariwisata lokal juga ikut menikmati dampaknya karena banyak keluarga memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata.

Lonjakan konsumsi rumah tangga selama periode Lebaran bahkan diperkirakan meningkat sekitar 10–15 persen. Kondisi ini dinilai dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada kuartal pertama tahun 2026.

Read More  Ilmuwan Australia Ubah Ampas Kopi Jadi Campuran Beton Ramah Lingkungan

Karena itu, Lebaran sering disebut sebagai salah satu momentum penting bagi perekonomian Indonesia. Selain mempererat hubungan keluarga, tradisi mudik juga menjadi sarana pemerataan ekonomi karena uang yang biasanya beredar di kota besar turut mengalir ke berbagai daerah di Indonesia.

Back to top button