HealthcareUpdate News

Dokter Kini Manfaatkan Gadget untuk Rawat Pasien, Bantu Diagnosis Lebih Cepat

Pemanfaatan gadget di rumah sakit kini tidak lagi sebatas alat komunikasi, tetapi juga menjadi pendukung diagnosis dan perawatan pasien.

Transformasi digital mulai mengubah cara rumah sakit memberikan layanan kesehatan. Jika selama ini dokter mengandalkan berbagai alat medis konvensional, kini sebagian proses pemeriksaan pasien dapat dilakukan menggunakan gadget yang didukung kecerdasan buatan (AI).

Salah satu contoh penerapannya terlihat di sejumlah rumah sakit di Singapura. Di sana, tenaga medis memanfaatkan iPhone dan iPad untuk menjalankan berbagai aplikasi kesehatan yang membantu proses diagnosis, pemantauan pasien, hingga pelatihan tenaga kesehatan.

Kamera Tablet Bantu Analisis Cara Berjalan Pasien

Salah satu inovasi yang digunakan adalah aplikasi 3DGait yang berjalan di iPad Pro.

Biasanya, pasien yang menjalani operasi tulang belakang harus menjalani analisis cara berjalan (gait analysis) di laboratorium khusus dengan kamera dan sensor yang kompleks. Proses tersebut memerlukan waktu cukup lama dan biaya yang tidak sedikit.

Kini, dengan bantuan kamera pada iPad Pro dan teknologi AI, pasien cukup berjalan beberapa langkah di depan tablet. Dalam waktu kurang dari lima menit, sistem dapat menganalisis panjang langkah, ritme berjalan, hingga keseimbangan tubuh, kemudian menyajikan hasilnya kepada dokter untuk membantu menentukan terapi maupun tindakan operasi yang diperlukan.

iPhone Membantu Memantau Penyembuhan Luka

Pemanfaatan gadget juga diterapkan dalam perawatan luka melalui aplikasi eKare.

Sebelumnya, dokter dan perawat harus mengukur ukuran luka menggunakan penggaris secara manual, kemudian mencatat hasilnya ke dalam rekam medis pasien.

Kini, kamera iPhone yang dilengkapi sensor kedalaman (depth sensor) mampu mengukur ukuran luka secara otomatis hanya dengan mengambil foto. Seluruh data diproses langsung di perangkat sebelum dikirim ke sistem informasi rumah sakit sehingga dokter dapat memantau perkembangan luka secara lebih cepat dan akurat.

Read More  AI di Asia Pasifik: 85% Mengaku Siap, Hanya 11% Terbukti Siap

Teknologi tersebut juga membantu mengurangi kesalahan pencatatan sekaligus memastikan setiap dokter memperoleh data yang sama saat menangani pasien.

Tablet Jadi Media Pelatihan Perawat

Pemanfaatan gadget tidak hanya membantu proses diagnosis, tetapi juga meningkatkan kualitas tenaga kesehatan.

Melalui aplikasi Blue Mirror, iPad digunakan sebagai “cermin pintar” yang memberikan panduan interaktif bagi dokter maupun perawat dalam menggunakan alat pelindung diri (APD), mencuci tangan sesuai standar medis, hingga membantu pasien stoma belajar mengganti kantong stoma secara mandiri di rumah.

Sistem tersebut memberikan instruksi melalui video, suara, dan animasi. Apabila pengguna melakukan langkah yang kurang tepat, aplikasi akan memberikan koreksi secara otomatis sebelum pengguna melanjutkan ke tahap berikutnya.

Bukan Menggantikan Dokter

Meski semakin canggih, penggunaan gadget berbasis AI bukan ditujukan untuk menggantikan dokter maupun perawat.

Teknologi ini berfungsi sebagai alat bantu agar tenaga medis dapat bekerja lebih cepat, lebih akurat, dan memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan pasien.

Digitalisasi juga membantu rumah sakit mengurangi pekerjaan administratif karena sebagian besar data pemeriksaan dapat langsung tersimpan ke dalam rekam medis elektronik tanpa perlu dicatat ulang secara manual.

Indonesia Berpeluang Mengadopsinya

Penggunaan gadget dalam layanan kesehatan juga berpotensi diterapkan lebih luas di Indonesia, terutama seiring meningkatnya implementasi Rekam Medis Elektronik (RME), telemedicine, serta pemanfaatan AI di sektor kesehatan.

Dengan dukungan perangkat yang semakin canggih, rumah sakit dapat mempercepat proses pemeriksaan, meningkatkan akurasi diagnosis, sekaligus mengurangi beban administrasi tenaga medis. Namun, implementasinya tetap memerlukan kesiapan infrastruktur digital, keamanan data pasien, serta pelatihan bagi tenaga kesehatan agar teknologi benar-benar memberikan manfaat optimal.

Back to top button