FintalkUpdate News

Pengangguran di Indonesia Capai 7,46 Juta Orang per Agustus 2025, Tertinggi di Asia Tenggara?

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia per Agustus 2025 mencapai 7,46 juta orang.

Menurut BPS, jumlah pengangguran di Indonesia per Agustus 2025 mencapai 7,46 juta orang atau menurun sekitar 4 000 orang dibandingkan Agustus 2024.
Jika dihitung sebagai persentase dari angkatan kerja, menurut laporan internasional seperti International Monetary Fund (IMF) angka pengangguran Indonesia tercatat sekitar 5,0 % pada awal 2025 — tertinggi di antara negara-negara ASEAN.
Sebagai perbandingan:

  • Thailand melaporkan tingkat pengangguran sekitar 1,0 % — jauh lebih rendah.
  • Vietnam mencatat angka sebesar 2,0 % pada periode yang sama.
  • Malaysia memiliki angka sekitar 3,2 %, menunjukkan posisi lebih baik dalam menyerap tenaga kerja.

Analisis ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia memiliki jumlah pengangguran absolut yang sangat besar, nilai persentasenya juga menempatkan negara ini pada posisi yang relatif riskan jika dibandingkan dengan sejumlah tetangga di Asia Tenggara.
Dengan jumlah angkatan kerja mencapai sekitar 154 juta orang per Agustus 2025, naik sekitar 1,89 juta dari periode setahun sebelumnya, maka tekanan pada penciptaan lapangan kerja menjadi semakin nyata.
Pemerintah dan pemangku kebijakan kini dihadapkan pada tantangan ganda: tidak hanya menurunkan angka pengangguran tetapi juga memperbaiki kualitas pekerjaan — misalnya melalui peningkatan produktivitas, pelatihan keterampilan, dan pengembangan sektor-sektor yang dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Kalangan ekonom menyoroti bahwa salah satu akar masalah adalah mismatch antara keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri, serta dominasi pekerjaan informal yang belum memberikan jaminan sosial atau stabilitas jangka panjang.
Jika tren ini tidak segera ditangani secara menyeluruh, maka Indonesia berisiko tertinggal dalam hal penciptaan lapangan kerja yang layak dibandingkan negara-negara di kawasan yang angka pengangguran persentasenya sudah jauh lebih kecil.

Read More  Japanese Walking, Cara Jalan Ala Jepang yang Terbukti Lebih Sehat dari Jalan Biasa
Back to top button