TechnoUpdate News

Internet Rakyat 100 Mbps Rp 100.000 Resmi Diluncurkan, Bisa Ubah Peta Persaingan Broadband Nasional

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi meluncurkan layanan IRA Internet Rakyat dengan kecepatan hingga 100 Mbps seharga Rp 100.000 per bulan untuk memperluas akses internet murah di Indonesia.

Layanan internet murah dengan kecepatan hingga 100 Mbps mulai resmi hadir di Indonesia. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, meluncurkan layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) dengan merek IRA – Internet Rakyat yang menawarkan paket internet rumahan hanya Rp 100.000 per bulan.

Program ini dinilai dapat menjadi game changer baru dalam pemerataan akses internet nasional, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan broadband murah dengan kecepatan tinggi.

Peluncuran layanan tersebut sekaligus mendukung target pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menghadirkan internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps dengan harga terjangkau.

Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk, Shannedy Ong mengatakan layanan ini hadir untuk memperluas akses konektivitas digital nasional dengan biaya yang jauh lebih murah dibanding layanan broadband konvensional.

IRA – Internet Rakyat menawarkan internet unlimited tanpa batas kuota, bebas biaya instalasi, serta gratis sewa modem. Layanan ini menggunakan teknologi 5G FWA berbasis frekuensi 1,4 GHz yang diklaim memiliki kemampuan penetrasi sinyal indoor lebih baik sehingga koneksi lebih stabil untuk penggunaan rumah tangga.

Perusahaan menargetkan pembangunan sekitar 5.500 site jaringan aktif sepanjang 2026 dengan ambisi menjangkau lebih dari 5 juta pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

Kehadiran internet murah ini diperkirakan bakal memperketat persaingan industri broadband nasional. Pasalnya, harga Rp 100.000 per bulan untuk kecepatan 100 Mbps jauh di bawah rata-rata tarif internet rumah yang saat ini banyak berada di kisaran Rp 250.000 hingga Rp 500.000 per bulan.

Read More  Suhu Mekkah Tembus 43 Derajat, Jemaah Haji Diminta Waspada Heatstroke

Analis pasar menilai layanan Internet Rakyat berpotensi mendorong percepatan transformasi digital, terutama di sektor pendidikan, UMKM, hingga ekonomi kreatif yang membutuhkan akses internet cepat namun terjangkau.

Meski demikian, tantangan terbesar tetap berada pada konsistensi kualitas jaringan dan kemampuan perusahaan melakukan ekspansi infrastruktur secara masif di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.

Back to top button