Safe and SecureUpdate News

Mobil Bak Terbuka Kembali Makan Korban, Polisi Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini

Kecelakaan maut yang menewaskan 12 orang di Indramayu menjadi pengingat bahwa mobil bak terbuka bukanlah kendaraan untuk mengangkut penumpang.

Mobil pikap atau bak terbuka masih menjadi pilihan sebagian masyarakat untuk mengangkut orang, terutama pada acara hajatan, kegiatan pertanian, hingga perjalanan jarak pendek. Alasannya beragam, mulai dari lebih praktis hingga biaya yang lebih murah. Namun, kebiasaan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu menyimpan risiko yang sangat besar.

Belum lama ini, kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat. Sebuah mobil pikap yang mengangkut rombongan pengantar pengantin terlibat kecelakaan dengan truk tronton dan mengakibatkan 12 orang meninggal dunia. Kerasnya benturan membuat para penumpang yang berada di bak terbuka terpental ke badan jalan.

Peristiwa tersebut kembali mendorong kepolisian untuk mengingatkan masyarakat agar tidak lagi menggunakan mobil bak terbuka sebagai sarana angkutan penumpang. Risiko fatalitas yang ditimbulkan sangat tinggi karena kendaraan jenis ini memang tidak dirancang untuk melindungi penumpangnya.

Berbeda dengan mobil penumpang, kendaraan bak terbuka tidak dilengkapi sabuk pengaman, kursi, sandaran, maupun sistem perlindungan terhadap benturan. Ketika terjadi pengereman mendadak atau kecelakaan, penumpang sangat berisiko terlempar keluar kendaraan.

Yang tidak kalah berbahaya adalah kebiasaan membawa penumpang dalam jumlah banyak. Pada beberapa kasus, satu mobil pikap bahkan dapat mengangkut lebih dari 15 orang. Padahal, semakin banyak penumpang yang berada di bak terbuka, semakin tinggi pula risiko korban jiwa apabila terjadi kecelakaan.

Selain berbahaya, penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut orang juga memiliki ketentuan yang cukup ketat dalam peraturan perundang-undangan. Kendaraan ini pada dasarnya diperuntukkan bagi angkutan barang, bukan angkutan orang. Penggunaan untuk mengangkut penumpang hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu dengan persyaratan khusus.

Read More  Hengki Kawilarang Tutup Usia, Diabetes dan Gejala yang Sering Diabaikan

Kecelakaan di Indramayu juga menunjukkan bahwa persoalan ini bukan semata-mata masalah kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, tetapi menyangkut perubahan budaya keselamatan berkendara. Di sejumlah daerah, bepergian menggunakan mobil bak terbuka masih dianggap hal yang lumrah dan telah menjadi kebiasaan masyarakat selama bertahun-tahun.

Padahal, satu kecelakaan saja dapat menimbulkan dampak yang sangat besar bagi keluarga korban. Biaya yang dianggap lebih murah untuk menyewa mobil bak terbuka tidak sebanding dengan risiko kehilangan nyawa.

Karena itu, masyarakat perlu mulai mengubah cara pandang terhadap keselamatan berkendara. Jika harus bepergian secara berkelompok, menggunakan kendaraan yang memang dirancang untuk mengangkut penumpang merupakan pilihan yang jauh lebih aman dibandingkan mengambil risiko dengan menaiki bak terbuka.

Kecelakaan maut di Indramayu seharusnya menjadi pelajaran bahwa tradisi dan kebiasaan tidak boleh mengalahkan keselamatan. Sebab, kendaraan bak terbuka dibuat untuk membawa barang, bukan membawa nyawa manusia.

Back to top button