Diam-Diam Boros Listrik, Perangkat Elektronik yang Dimatikan Ternyata Masih Sedot Daya
Banyak perangkat elektronik di rumah ternyata tetap mengonsumsi listrik meski dalam kondisi mati, sehingga tanpa disadari dapat membuat tagihan listrik membengkak
Sebagian masyarakat mengira konsumsi listrik akan berhenti sepenuhnya saat televisi, charger, atau perangkat elektronik lain dimatikan. Padahal, sejumlah alat elektronik masih tetap menyedot daya listrik selama kabelnya masih terhubung ke stop kontak.
Fenomena ini dikenal sebagai phantom load atau vampire power, yakni konsumsi listrik tersembunyi ketika perangkat berada dalam mode standby atau mati tetapi masih tersambung ke sumber listrik.
Berdasarkan laporan tersebut, kebiasaan membiarkan perangkat tetap tercolok dapat menyebabkan pemborosan listrik hingga sekitar Rp614.000 per tahun di rumah tangga. Nilai tersebut berasal dari akumulasi konsumsi daya berbagai perangkat elektronik yang terus aktif secara pasif selama 24 jam.
Beberapa perangkat yang paling sering menjadi sumber pemborosan listrik tersembunyi antara lain televisi, charger ponsel, microwave, dispenser, komputer, printer, modem WiFi, speaker aktif, hingga konsol game.
Perangkat seperti televisi pintar dan set top box bahkan tetap menggunakan daya untuk mempertahankan koneksi internet, sensor remote, hingga pembaruan sistem otomatis meski layar sudah dimatikan.
Charger ponsel yang terus menempel di stop kontak juga tetap mengonsumsi daya meski tidak digunakan mengisi baterai.
Ahli energi menyebut konsumsi listrik standby memang terlihat kecil, tetapi jika terjadi terus-menerus dalam jangka panjang dan berasal dari banyak perangkat sekaligus, jumlahnya menjadi signifikan.
Selain membuat tagihan listrik meningkat, perangkat yang terus tersambung listrik juga berpotensi memperpendek usia elektronik akibat aliran listrik yang tetap aktif.
Untuk mengurangi pemborosan, masyarakat disarankan mulai mencabut kabel perangkat elektronik yang tidak digunakan, terutama saat malam hari atau ketika bepergian dalam waktu lama.
Penggunaan stop kontak dengan tombol pemutus arus juga dinilai efektif untuk mematikan beberapa perangkat sekaligus tanpa harus mencabut satu per satu kabel elektronik.
Selain itu, masyarakat mulai dianjurkan memilih perangkat elektronik hemat energi yang memiliki konsumsi daya standby lebih rendah.
Di tengah kenaikan kebutuhan listrik rumah tangga dan semakin banyaknya perangkat digital di rumah, kebiasaan kecil seperti mencabut colokan ternyata dapat membantu menghemat pengeluaran listrik tahunan secara signifikan.





