FintalkUpdate News

30 Juta Transaksi QRIS per Hari, Sinyal Daya Beli Warga RI Masih Terjaga

Lonjakan transaksi QRIS hingga 30 juta per hari menunjukkan aktivitas konsumsi masyarakat Indonesia tetap kuat meski kondisi ekonomi global bergejolak.

Transaksi digital di Indonesia terus menunjukkan tren positif. PT ALTO Network mencatat volume transaksi harian mencapai sekitar 30 juta per hari hingga kuartal I 2026, dengan QRIS menjadi kontributor terbesar.

Pertumbuhan transaksi tersebut meningkat sekitar 75 persen secara tahunan (year on year/yoy), mencerminkan tingginya adopsi sistem pembayaran non-tunai di masyarakat. QRIS bahkan menyumbang sekitar 89 persen dari total transaksi yang diproses melalui jaringan ALTO.

CEO ALTO Network Gretel Griselda menyebut tingginya volume transaksi menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat masih relatif terjaga di tengah dinamika ekonomi global dan geopolitik. Aktivitas konsumsi tetap berlangsung, meskipun masyarakat cenderung lebih selektif dalam menentukan nominal belanja.

Data menunjukkan rata-rata nilai transaksi per pembelian (ticket size) mengalami penurunan sekitar 16 persen. Artinya, masyarakat tetap berbelanja namun dengan nominal yang lebih kecil, misalnya dari Rp100.000 menjadi sekitar Rp80.000 per transaksi.

Selain QRIS, transaksi lain yang turut berkontribusi dalam ekosistem pembayaran digital meliputi transfer antarbank, pembayaran kartu debit, serta penarikan tunai ATM. Namun tren digitalisasi terus meningkat seiring perubahan perilaku masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan metode pembayaran cashless.

ALTO juga mencatat pertumbuhan pengguna dari sektor usaha mikro yang semakin memanfaatkan QRIS untuk menerima pembayaran. Hal ini memperlihatkan bahwa transformasi digital tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga menjangkau pelaku UMKM di berbagai daerah.

Ke depan, peningkatan penggunaan QRIS diperkirakan terus berlanjut seiring kemudahan transaksi lintas negara dan semakin luasnya ekosistem pembayaran digital di Indonesia. Inovasi ini dinilai menjadi salah satu pendorong penting pertumbuhan ekonomi nasional di era digital.

Back to top button