Safe and SecureUpdate News

Ternyata Ini Penyebab Kendaraan Bisa Mati Mendadak di Rel Kereta

Kendaraan yang tiba-tiba mogok di perlintasan kereta api ternyata lebih banyak dipicu faktor teknis dan kepanikan pengemudi, bukan karena medan magnet rel.

Kasus kendaraan mati mendadak di rel kereta api masih sering terjadi dan kerap menimbulkan kecelakaan fatal. Selama ini, banyak masyarakat percaya bahwa mesin kendaraan mogok akibat pengaruh medan magnet dari rel kereta.

Namun anggapan tersebut dibantah oleh peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Berdasarkan hasil kajian, kendaraan mogok di rel lebih disebabkan faktor teknis kendaraan dan kesalahan pengemudi saat panik menghadapi situasi darurat.

Salah satu penyebab paling sering terjadi adalah panic stall atau kondisi ketika pengemudi gugup saat melihat kereta mendekat. Dalam situasi panik, pengemudi kerap salah mengoperasikan kendaraan, terutama pada mobil manual.

Banyak pengemudi gagal mengombinasikan starter, kopling, dan pedal gas dengan benar sehingga mesin tidak bisa menyala kembali meski sebenarnya kendaraan tidak mengalami kerusakan serius.

Selain faktor kepanikan, kondisi rel yang tidak rata juga dapat memicu gangguan pada kendaraan. Guncangan keras saat roda melintasi rel berpotensi memengaruhi sambungan kabel atau sistem kelistrikan yang sebelumnya sudah longgar. Akibatnya, aliran listrik terganggu dan mesin mendadak mati.

Kondisi ini lebih rentan terjadi pada kendaraan yang jarang diservis atau memiliki masalah kelistrikan tersembunyi.

Selain itu, ada pula faktor anomali kendaraan, yakni gangguan teknis yang muncul secara tiba-tiba dan sulit diprediksi. Meski kendaraan telah lolos pemeriksaan pabrikan, kemungkinan kerusakan mendadak tetap bisa terjadi kapan saja, termasuk saat berada di perlintasan kereta.

BRIN juga memastikan bahwa isu medan magnet rel kereta yang dapat mematikan mesin kendaraan merupakan mitos. Penelitian menunjukkan medan elektromagnetik di sekitar rel berada pada level yang sangat kecil dan tidak cukup kuat mengganggu sistem elektronik kendaraan modern.

Read More  Metode 50-30-20, Cara Sederhana Mengatur Keuangan agar Tetap Punya Tabungan

Karena itu, pengemudi diminta tetap tenang saat melintasi perlintasan sebidang dan memastikan kondisi kendaraan selalu prima, terutama bagian kelistrikan dan mesin.

Pengendara juga disarankan tidak memaksakan melintas ketika antrean kendaraan padat di atas rel, serta segera keluar dari kendaraan apabila mesin tidak bisa dinyalakan kembali dan kereta sudah mendekat.

Back to top button