HealthcareUpdate News

Ratusan Mikroplastik Masuk ke Tubuh Setiap Makan, Bagaimana Cara Mengatasinya

Setiap kali makan, manusia bisa menelan ratusan partikel mikroplastik, namun pakar menyebut ada cara untuk mengurangi dan membantu tubuh mengeluarkannya.

Ancaman mikroplastik kini semakin nyata dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa disadari, partikel plastik berukuran sangat kecil ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mikroplastik tidak hanya berasal dari bahan makanan, tetapi juga dari wadah, alat makan, hingga kemasan yang digunakan. Dalam jangka panjang, paparan mikroplastik dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan, seperti peradangan, gangguan metabolisme, hingga peningkatan risiko penyakit jantung dan kanker tertentu.

Pakar dari Food Packaging Forum, Lisa Zimmermann, menjelaskan bahwa meskipun mikroplastik sulit dihindari sepenuhnya, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparannya sekaligus membantu tubuh mengatasinya.

Salah satu pendekatan yang mulai banyak diteliti adalah konsumsi makanan tinggi serat. Serat dinilai berpotensi membantu tubuh mengeluarkan partikel asing, termasuk mikroplastik, melalui sistem pencernaan. Namun, para peneliti menegaskan bahwa efektivitas jenis serat tertentu masih membutuhkan kajian lebih lanjut.

Selain itu, langkah pencegahan juga menjadi kunci utama. Zimmermann menyarankan masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih dan mengolah makanan, seperti membeli buah dan sayur dari pasar lokal serta mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

Ia juga mengingatkan untuk tidak memanaskan makanan dalam wadah plastik karena suhu tinggi dapat mempercepat pelepasan partikel mikroplastik ke dalam makanan.

Kebiasaan sehari-hari juga berperan besar dalam mengurangi paparan mikroplastik. Misalnya, menghindari minuman panas dalam gelas plastik, menggunakan wadah kaca atau stainless steel, serta mencuci bahan makanan seperti beras sebelum dimasak.

Read More  Danantara Incar Saham GoTo, Akuisisi Grab Jadi Sorotan

Selain itu, memilih makanan segar dibandingkan produk olahan, terutama seafood, juga dapat membantu mengurangi risiko masuknya mikroplastik ke dalam tubuh.

Meski belum ada cara pasti untuk sepenuhnya menghilangkan mikroplastik dari tubuh, kombinasi pola makan sehat, konsumsi serat, dan perubahan gaya hidup dinilai dapat membantu meminimalkan dampaknya.

Para ahli pun mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci penting dalam menghadapi ancaman mikroplastik yang semakin meluas, baik di lingkungan maupun dalam rantai makanan.

Back to top button